Tampilkan postingan dengan label trenggalek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label trenggalek. Tampilkan semua postingan
2

MAKANAN DI TRENGGALEK

Posted by Febrilina Pramudiyanti on 02.14 in
Trenggalek, kota kabupaten di daerah Jawa Timur Indonesia. Alhamdulillah di peta ada, walaupun kecil.
Makanan ini yang biasa identik atau ada di Trenggalek, tapi tidak menutup kemungkinan di daerah lain juga ada. Berikut listnya :
  •  Sego tiwul (nasi tiwul), berbentuk nasi berasal dari ketela yang dikeringkan. Warnannya coklat, rasanya gurih juga sangat mengenyangkan. Harganya terjangkau, tergantung dibuat seperti apa. Banyak dijual di pasar tradisional. Ada juga yang dijual masih mentah, jadi nanti tinggal menanaknya seperti nasi biasa atau juga bisa digoreng layaknya nasi goreng. Biasanya ibuku beli di pasar dekat rumah hany 1500, lauknya ada ikan asin, tempe goreng dan sayur.

  • nasi tiwul+lalapan+tempe goreng+ayam

|
0

CERITAKU DI TRENGGALEK

Posted by Febrilina Pramudiyanti on 01.28 in
            Trenggalek, kota kelahiranku atau lebih sering disebut kutha (jawa), bukan pantai Kutha Bali. Di sinilah kutempuh pendidikan SD, SMP, SMA dan sekarang sedang menempuh pendidikan di UM (Universitas Malang). Banyak kenangan yang tak akan pernah kulupakan di Trenggalek. Banyak perubahan yang terjadi di kotaku, dari perubahan infrastruktur kota sampai perubahan rumahku sendiri. Hhehehe :D
            Dulu waktu aku TK uang sakuku 300 rupiah sampai 500 rupiah. Seiring dengan berjalannya waktu, SD uang sakuku meningkat 500 rupiah, paling banyak 1000 rupiah. Uang segitu bisa beli makan nasi
bungkus dengan mie goreng. Kalau istirahat kedua, aku dan teman-teman biasa beli sompel, isinya lontong ditambah sayur tewel (nangka muda), sayurnya bisa diganti sesuai selera. Sampai sekarang sompel tetep ada yang jualan. Itu waktu SD, beda lagi waktu SMP, semakin besar semakin bertambah uang sakuku menjadi 1500-2000. Ya, lumayan lah untuk tahun 2005-an, tapi gak tau kalau di kota, sebut saja Jakarta seberapa. SMA tambah gedhe, tambah banyak pula yang kubutuhkan. Otomatis uang sakuku bertambah menjadi 3000. Alhamdulillah, cukup dan bisa nabung, walaupun saat itu sering bawa bekal ke sekolah. Tidak hanya uang jajan, kendaraanku pun juga ikut berevolusi. Selama TK-SD jalan kaki, baru SD kelas 5 sampai SMP naik sepedah, SMA naik motor. Pengennya kuliah naik mobil (angkotan paling). Hhehehe, bercanda.

|

Copyright © 2009 Febrilina All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.